Saturday, April 14, 2012

Mengapa MATAHARI?


Pulau Acheh. April 2012
 
Seorang pemuda  bertanya pada seorang wanita tentang cinta dan harapan. Pemuda berkata ingin menjadi seperti kupu-kupu atau kumbang yang akan menemani bunga dan wanita berkata ingin menjadi matahari. Pemuda tidak mengerti kenapa wanita ingin menjadi matahari, bukan bunga yang terindah di dunia.

Pemuda berkata ingin menjadi rembulan dan wanita berkata tetap ingin menjadi matahari. Pemuda semakin bingung kerana matahari dan bulan takkan boleh bertemu. Pemuda berkata ingin menjadi burung yang mampu terbang ke langit jauh di atas matahari dan wanita berkata ia akan selalu menjadi matahari.

Pemuda tersenyum pahit dan kecewa. Pemuda sudah tiga kali menduga namun wanita tetap keras kepala, ingin menjadi matahari tanpa mahu ikut berubah bersama pemuda. Maka pemuda pun pergi dan tak pernah kembali lagi tanpa mengetahui alasan kenapa matahari juga yang menjadi pilihan wanita.

Saat pemuda jadi kumbang, wanita ingin menjadi matahari agar kumbang dapat terus hidup. Matahari akan memberikan semua sinarannya untuk kumbang agar ia dapat hidup menikmati bunga yang tumbuh, berkembang dan terus mekar sebagai bunga yang cantik dek kerana sinarannya juga. Walau matahari tahu ia hanya dapat memandang dari jauh dan pada akhirnya kupu-kupu yang akan menari bersama bunga. Ini disebut kasih iaitu memberi tanpa syarat, tanpa megharapkan imbuhan.

Saat pemuda jadi bulan, wanita tetap mahu menjadi matahari agar bulan dapat terus bersinar indah dan dikagumi. Cahaya bulan yang indah hanyalah pantulan cahaya matahari, tetapi saat semua makhluk mengagumi bulan, siapakah yang ingat kepada matahari? Matahari rela memberikan cahayanya untuk bulan walaupun ia sendiri tidak berupaya menikmati cahaya bulan, dilupakan jasanya dan kehilangan kemuliaannya sebagai pemberi cahaya, agar bulan mendapatkan kemuliaan tersebut.

Ini dinamakan pengorbanan, menyakitkan namun sangat layak untuk cinta. Dan saat pemuda jadi burung yang dapat terbang tinggi jauh ke langit bahkan di atas matahari, wanita tetap selalu jadi matahari agar burung bebas untuk pergi pada bila-bila masa pun ia mahu dan matahari tidak akan mencegahnya. Matahari rela melepaskan burung untuk pergi jauh, namun matahari akan selalu menyimpan cinta yang membara dalam hatinya hanya untuk burung. 

Matahari selalu ada untuk burung bila-bila pun ia mahu kembali walau burung tidak selalu ada untuk matahari. Tidak akan ada makhluk lain selain burung yang dapat masuk ke dalam matahari dan mendapatkan cintanya. Ini desebut sebagai kesetiaan, walaupun ditinggal pergi dan dikhianati namun tetap menanti dan tegar untuk memaafkan. Wanita tidak pernah menyesal menjadi matahari bagi pemuda.


(Nota Suri : Mengapa matahari mungkin punya seribu makna bagi diri penulis. Setiap makhluk yang diciptakanNya punya tujuan dan jalan hidup yang tersendiri. Maka, jalan manakah yang kita pilih? Cerita ini diubahsuai sedikit oleh penulis daripada tulisan yang asal. Kredit to penulis asal walau tak tahu siapa yang menulisnya. ^_^)

                                                        Syam_Suri
 

No comments:

Post a Comment